Kisah Dan Skill Albedo Game Genshin Impact

Baca Juga: 3 Fakta Tentang Valorant Mobile Jadi Trending Topik

Efek Genshin tidak pernah gagal menghasilkan cerita yang unik, beragam, dan misterius. Salah satu pertanyaan yang paling berkesan di benak para traveller adalah permintaan khusus Genshin Impact versi 2.3 yang disebut “Shadows Amidst Snowstorms” atau “Debu dan Bayangan Salju” versi bahasa Indonesia. Dalam pencarian ini, para pelancong diperkenalkan dengan penjahat misterius dan mencurigakan. Bagaimana hal itu terjadi? Penjahat ini menyerupai Alchemist Albedo of Favonious Knight.

Jadi mari kita telusuri dan diskusikan secara mendalam kisah Primordial Albedo, percobaan gagal Rhinedottir. Primordial Albedo adalah bentuk pertama Albedo yang kita kenal sekarang dan efek Genshin. Ini adalah salah satu produk dari karya eksperimental seorang alkemis bernama Rhinedottir. Namun sayangnya percobaan Proyek Manusia Purba gagal dan disembunyikan di dalam rahim Durin, dan naga itu adalah salah satu percobaan Rhinedottir.

Bertahun-tahun setelah kematian Durin, Primordial Albedo berhasil lolos dari perut naga. Dia menjadikan Dragonspine sebagai wilayahnya di mana dia berkeliaran.

Melihat Albedo asli bisa hidup di antara manusia, Albedo Primordial sangat iri karena Albedo adalah manusia purba yang bisa dengan mudah menikmati kehidupan manusia sungguhan. Ini mendorong Primordial Albedo untuk berencana menggantikannya.

Primordial Albedo menciptakan beberapa Fellflowers untuk melecehkan Albedo dengan tujuan memusnahkan Albedo asli sepenuhnya. Untungnya, penumpang tiba tepat waktu dan check-in dengan cepat.

Setelah beberapa kata dengan Fellflower, Albedo menjelaskan tanda lahir sang bintang dengan suaranya. Setelah melihat Primordial Albedo, Albedo yang baik menyadari bahwa Primordial Albedo tidak memiliki tanda lahir. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi Traveler. Beberapa hari kemudian, Albedo menjelaskan apa yang terjadi dalam bentuk cerita. Dia menamakan dirinya “Subjek Satu”, Primordial Albedo sebagai “Subjek Dua”, dan Fellflower sebagai “Subjek Tiga”. Albedo juga membandingkan pengelana dengan menjadi tukang kebun dari ketiga mata pelajaran ini. Albedo tidak tahu seperti apa masa depan Albedo Primordial di masa depan. Dia hanya memberi tahu para pelancong untuk tidak khawatir karena rencana Primordial Albedo telah gagal.

Dari alam, terlihat jelas bahwa Primordial Albedo marah karena percobaannya gagal. Ini membuatnya sangat cemburu pada Albedo dan berhasil menikmati hidup di antara manusia lain. Albedo purba merindukan kehidupan manusia yang sempurna.

Sama seperti Albedo, Primordial Albedo adalah karakter yang teliti dan mudah memahami kondisi di sekitarnya. Namun tidak seperti Albedo, Primordial Albedo memiliki kesulitan untuk memahami manusia.

Build Albedo

1 Role Dps atau Support

Pertanyaan di atas sebenarnya sangat mewakili rasa penasaran mayoritas pemain Genshin Impact. Entah itu buat kalian yang berhasil mendapatkannya (sengaja maupun tidak), atau kalian yang masih ragu untuk nge-gacha di banner Albedo.

Berdasarkan demonstrasi kemampuannya, Albedo sepintas lebih condong ke arah karakter Main DPS alias damage dealer utama. Sebab, Elemental Skill-nya (Abiogenesis: Solar Isotoma) bisa menghasilkan damage Geo tiap 2 detik selama musuh berada di dalam zona.

Elemental Burst-nya (Rite of Progeniture: Tectonic Tide) juga punya damage yang cukup besar. Efeknya pun bersinergi dengan Elemental Skill karena Solar Isotoma akan menghasilkan damage tambahan secara acak sebanyak tujuh kali serangan.

Meski mumpuni sebagai Main DPS, realitanya Albedo terasa lebih efektif digunakan sebagai Support atau Sub DPS. Pasalnya, damage Auto Attack-nya tidak begitu besar jika dibandingkan dengan karakter Main DPS lain seperti Diluc, Klee, Childe, atau bahkan Ningguang sekalipun.

Situasinya akan lebih menguntungkan jika dia tidak terlalu sering digunakan sebagai damage dealer utama. Sebab, Selama musuh berada di dalam zona Elemental Skill-nya, Solar Isotoma bisa menghasilkan damage meski kita menggunakan karakter lain. Mekanismenya kurang lebih sama seperti Elemental Skill Fischl atau Xiangling.

Baca Juga:  Ulasan M.A.C.H. – Modified Air Combat Heroes

Untuk tipsnya, kalian bisa gunakan Albedo terlebih dahulu untuk mengeluarkan Solar Isotoma. Barulah kalian ganti dengan karakter Main DPS untuk menghasilkan damage yang lebih besar dan konsisten.

Intinya, jika kalian sudah di fase late game (level AR45 ke atas), menggunakannya sebagai Sub DPS adalah pilihan bijak. Kecuali jika kalian mendapatkannya saat masih di fase mid game (AR45 ke bawah) atau kalian tidak punya karakter Main DPS yang lebih mumpuni.

2. Senjata: Damage atau Energy?

ertanyaan di atas tentu bisa dijawab dengan mudah jika kalian memprioritaskan Albedo sebagai Sub DPS. Energy Recharge tentu jadi stats prioritas untuk bisa spam Burst lebih cepat. Apalagi, mekanisme Skill Albedo juga membuat Energy bisa terisi lebih cepat karena mampu menghasilkan damage secara konstan.

Untuk pedang dengan stats Energy Recharge, Festering Desire adalah pilihan terbaik, khususnya buat kalian para F2P. Selain bisa didapat gratisan di event Dragonspine, efeknya yang meningkatkan damage dan CRIT Rate Elemental Skill sangat bersinergi dengan mekanik Elemental Skill Albedo.

Kalau kalian ngerasa F2P banget (alias enggak punya pedang B4 atau B5), pedang B3 seperti Harbinger of Dawn juga bakal cocok dengan Albedo. Meski enggak terlihat mewah, stats serta efeknya terbilang masih bermanfaat karena bisa menambah CRIT Damage dan CRIT Rate.

3. Artefak: ATK atau DEF?

Menentukan artefak yang tepat buat Albedo bisa dibilang bukan perkara mudah. Pasalnya, damage Elemental Skill sebagai kemampuan utama sang alkimia tidak berskala dengan ATK, melainkan DEF.

Dilemanya, hanya Elemental Skill yang berskala dengan DEF. Elemental Burst Albedo tetap menggunakan ATK sebagai stats utama. Artinya, kalian tidak bisa memprioritaskan salah satu antara DEF atau ATK saja, melainkan keduanya harus saling bersinergi.

Ada sejumlah opsi yang bisa kalian pilih. Sebagai Support, damage dari Elemental Skill tentu harus menjadi prioritas. Untuk itu, kalian bisa gunakan dua set Archaic Petra dan dua set Gambler dengan prioritas substats CRIT>DEF>ATK agar damage Solar Isotoma terasa maksimal.

4. Formasi Tim Terbaik untuk Albedo

Sebagai Sub DPS, Albedo terbilang cocok dipasangkan dengan segala karakter Main DPS. Mekaniknya Elemental Skill yang sama dengan Fischl atau Xiangling membuat tim kalian mampu menghasilkan damage yang konsisten selama Solar Isotoma masih aktif.

Formasi tim Childe, Albedo, Bennett, dan Sucrose (atau Klee, Mona, Venti) bisa jadi formasi yang menarik. Sebab, Passive Talent 2 Albedo (Homuncular Nature) meningkatkan Elemental Mastery tim hingga 125 poin selama 10 detik setelah menggunakan Burst.

Potensi formasi ini untuk meledakkan “bom nuklir” bisa maksimal dengan Passive Talent Albedo. Jika digunakan sebelum Elemental Burst Bennett, lalu memanfaatkan Passive Talent Sucrose yang juga menambah Elemental Mastery tim, damage dari Burst Childe bisa berpotensi keluar sangat besar.

Alternatif lain, kalian bisa memasangkannya dengan karakter Geo seperti Zhongli atau Ningguang untuk memaksimalkan Geo Resonance. Apalagi, Zhongli dan efek Geo Resonance akan di-buff pada update 1.3 mendatang. Tak ada salahnya untuk mencoba dan memaksimalkan sinerginya agar kalian terbiasa saat update tersebut hadir.

Kesimpulan

Sebagai kesimpulan, kalian takkan kecewa dengan Albedo seperti saat kalian merasa “dibohongi” oleh Zhongli. Kemampuannya sebagai Sub DPS terbilang sangat cocok untuk meta saat ini yang lebih memprioritaskan damage.

Dengan build yang tepat, potensinya sebagai Sub DPS pun akan keluar secara maksimal. Pokoknya, jangan ragu untuk pull jika kalian punya banyak Primogem!

Terima Kasih Sudah Membaca Artikel ini  Sobat Gamers.